Kamis, 31 Desember 2009 19:17
Jakarta (GP Ansor Online): Pemerintah Jepang dan Amerika Serikat menyampaikan belasungkawa atas wafatnya mantan presiden Indonesia Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada 30 Desember 2009.
Siaran Pers Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Kamis, menyatakan, pernyataan belasungkawa dari Jepang disampaikan oleh Perdana Menteri Yukio Hatoyama dan Menteri Luar Negeri Katsuya Okada.
Berita
Selengkapnya
Senin, 14 Desember 2009 11:15

Kebenaran harus ditegakkan, apa pun risikonya.
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, ”Tidak ada agama tanpa akal.” Hadis ini secara tersirat menegaskan bahwa suatu agama, terlebih agama Islam, harus dipahami inti sari ajarannya dengan cara berpikir. Segala sesuatu yang ada di alam ini merupakan buah karya Allah SWT, sang pencipta alam semesta. Keberadaan alam ini pun adalah wujud dari keberadaan-Nya.
Tak salah bila kemudian banyak orang yang berusaha mempelajari agama dengan sungguh-sungguh karena mereka akan menemukan hakikat jati dirinya dan Tuhan sang Pencipta. Ini pulalah yang dialami dan dilakukan mantan wali kota Macon, sebuah negara bagian di Georgia, Amerika Serikat, Clarence Jack Ellis. Ia menemukan jati diri yang sesungguhnya setelah benar-benar mempelajari agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.
”Mengapa seseorang beragama Kristen? Itu karena Anda merasa melakukan sesuatu yang benar. Bagi saya, hal itu bukan persoalan besar. Namun, banyak orang yang ingin tahu apa yang Anda yakini. Bagi saya, Islam adalah agama yang cocok buat saya. Saya seperti kembali ke akar saya setelah bertahun-tahun melakukan perenungan,” kata Ellis kepada surat kabar Boston Herald saat ditanya mengapa ia memilih pindah ke agama Islam, sebagaimana dikutip Islamonline .
Unik Menarik & Penting
Selengkapnya
Sabtu, 12 Desember 2009 10:52
Jakarta (Ansor Online): Pemerintah Indonesia (RI) dan Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyepakati naskah perjanjian kerjasama korps perdamaian dan dialog antar-keyakinan dalam pertemuan konsultasi dwipihak di Jakarta, Jumat.
Korps perdamaian (Peace Corps), menurut keterangan Departemen Luar Negeri, merupakan suatu program yang dibentuk pada 1961 oleh Presiden Kennedy, dengan tujuan untuk mendorong terciptanya perdamaian dan persahabatan dunia.
Berita
Selengkapnya
Sabtu, 28 November 2009 15:51
New York (Ansor Online): Sebagian masyarakat Muslim di Amerika Serikat, termasuk umat Islam dari Indonesia, merayakan Idul Adha 1430 H bersamaan dengan “Black Friday”, yaitu hari saat masyarakat setempat setiap tahunnya berbodong-bondong menyerbu pusat-pusat perbelanjaan.
Berita
Selengkapnya
Sabtu, 14 November 2009 14:42
Washington (Ansor Online): Jaksa Federal AS memulai langkah hukum untuk menyita empat buah masjid dan sebuah gedung pencakar langit di New York.
Semua bangunan ini adalah milik Yayasan Alavi sebuah organisasi Muslim nir laba yang diduga menyalurkan uang secara ilegal ke Bank Melli milik pemerintah Iran.
Berita
Selengkapnya
Jumat, 9 Oktober 2009 9:33
Washington (Ansor Online): Lebih dari separuh perusahaan AS tak mengizinkan pegawainya membuka jejaring sosial seperti Facebook, MySpace atau Twitter, sewaktu mereka bekerja, demikian hasil satu survei baru.
Lima-puluh-empat persen kepala petugas penerangan (CIO) bagi 1.400 perusahaan yang disurvei di seluruh Amerika Serikat mengatakan pekerja “dilarang sama sekali” mengunjungi jejaring sosial sewaktu mereka bekerja.
Ansor@net
Selengkapnya
Jumat, 2 Oktober 2009 17:20
New York, (Ansor Online): Presiden Amerika Serikat Barack Obama pada Kamis (Jumat, waktu Indonesia) menyatakan duka citanya yang mendalam kepada para korban gempa bumi di Indonesia, khususnya Sumatera, yang menewaskan ratusan orang.
Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS mengungkapkan bahwa AS telah mulai menyalurkan bantuan kepada Indonesia untuk menangani korban bencana alam tersebut.
Berita
Selengkapnya
Rabu, 23 September 2009 14:09
Washington, (Ansor Online): Tragedi meledaknya menara kembar World Trade Center (WTC) 11 September 2001 memberi dampak besar bagi aktivitas Muslim di AS. Bahkan untuk membayar zakat mereka takut dicap sebagai teroris. Namun kekhawatiran itu kini telah pupus.
Pemerintahan George W Bush telah mengawasi secara ketat sejumlah yayasan amal Islam. Mereka dituding memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok teroris. Bahkan, saat itu setidaknya sembilan badan amal Muslim yang ditutup, enam orang dipenjarakan, dan asetnya dibekukan.
Berita
Selengkapnya
Jumat, 18 September 2009 10:48
New York, (Ansor Online): Keberhasilan Polri yang akhirnya melalui penggerebekan dapat melumpuhkan tersangka teroris warga Malaysia paling dicari, Noordin M. Top, mendapat pujian dari Pemerintah Amerika Serikat.
Menurut keterangan Deplu AS, Kamis, dalam jumpa pers yang berlangsung di Washington, DC, juru bicara Deplu AS Philip J. Crowley mengatakan penggerebekan yang dilakukan kepolisian Indonesia itu merupakan kemajuan penting.
Berita
Selengkapnya
Selasa, 8 September 2009 16:24
Washington (Ansor Online): Amerika Serikat di bawah Presiden Barack Obama kembali ingin menekankan sikap bersahabatnya dengan dunia Islam. Bahkan untuk pertama kalinya, halaman Capitol Hill, tempat Obama dilantik sebagai Presiden AS akan digunakan untuk shalat Jumat. Akankah ini mengubah sejarah Amerika?
Insiden peledakan menara kembar World Trade Center (WTC) pada 11 September 2001 memang telah membuat Muslim AS sering mendapat perlakuan diskriminatif. Bahkan, mereka sering menerima pelecehan hak sipil atas identitas mereka sebagai Muslim di era pemerintahan George W Bush.
Berita
Selengkapnya